Presiden terburuk

Kalau ngomongin konspirasi gak bakal ada habisnya deh, seluas imajinasi pikiran manusia yang tanpa batas. Si A bilang ini konspirasi, kami dijebak, yang lain bilang si A bikin konspirasi dengan ngaku dijebak, begitu selanjutnya gak habis-habis.

Apalagi tahun politik gini, makin ketat persaingannya makin banyak teori-teori konspirasi yang beredar, bagi yang masih awam bisa bikin hati terguncang, lagi asik-asiknya mengidolakan seorang tokoh, tiba-tiba baca artikel yang menunjukkan tokoh itu jahat luarbiasa, dan biasanya artikel-artikel seperti ini akan selalu tampak meyakinkan dengan bukti-bukti yang otentik.

Kalau mau diikuti semuanya akan jadi tampak buruk, seolah gak ada lagi orang baik di negri ini, seolah setiap tokoh begitu kakunya sampai kayak robot ngikutin perintah majikannya. Tokoh yang satu dibilang antek cina, yang lainnya antek amerika/yahudi. Kalaupun betul mereka disetir kepentingan asing, bukannya sama saja dari dulu juga setiap presiden kita akan selalu berusaha disetir kepentingan asing.

Ya, memang kebijakannya akan sedikit mengarah, tapi kan mereka manusia, bukan robot, gak ada manusia yang bisa disetir 100%, apalagi kapasitasnya sebagai orang besar di level teratas, jelas bukan orang bodoh. Jadi sejahat2nya sukarno, suharto, sby atau presiden yang lain nurut sama kepentingan asing, pasti tetap ada kuat kecintaan mereka terhadap bangsanya sendiri, walaupun kadarnya mungkin sedikit.

So, melihat konspirasi yang bisa bener, bisa enggak, jangan terlalu serius, dianggap sebagai informasi tambahan saja, jangan lebai. Toh, pemilu saat ini cukup membari harapan, karena banyak muncul tokoh-tokoh baru yang bisa diharapkan.

Apalagi pemerintahan yang saat ini sby-budiono, klo ngikutin info-info yang tersebar menjelang pemilu yang lalu, gambarang sangat mengerikan sekali, terutama bagi kalangan Islam, mereka antek amerika, liberal, pro yahudi yang sangat memusuhi Islam, dll. Jadi anggap aja sby-budiono ini udah yang paling buruklah, ibarat naik gunung kita sudah paling dasar. Tapi sisi positifnya, siapapun yang terpilih nanti, pasti akan jadi lebih baik atau paling gak sama, karena kalau sudah didasar gak mungkin bisa turun lagi.

Jadi, silahkan menikmati sajian tahun politik ini, gak perlu kesal dengan pencitraan karena itu gambaran level masyarakat kita, makanya perlu peran para da’i dan guru untuk bisa bikin masyarakat tambah pinter. Gak perlu fanatik terhadap seorang tokoh dan benci banget dengan yang lain, karena secuil informasi aja bisa mengguncang pilihan kita, cuma kita masih belum tahu saja. Dan gak perlu ikut2 nyebarin black campaigne, klo salah bisa jadi fitnah dan dosanya luar biasa itu, lebih baik tenaganya dipakai buat dakwah saja, lebih ril perubahan yang dihasilkan.