Mencari nikmat menjauhi sengsara

Dalam trainingnya, motivator kondang Tung Desem Waringin, selalu mengulang-ulangi konsep ini, otak alami manuasia itu akan selalu “mencari nikmat dan menjauhi sengsara”. TDW begitu yakin pentingnya konsep ini untuk diingat terus, karena dengan konsep sederhana ini maka kita bisa menguasai, mengendalikan atau memanipulasi emosi dan alam bawah sadar kita sendiri. Ini penting, karena sebenarnya untuk sukses dalam hidup, kebanyakan orang sudah tahu caranya, yang susah adalah mewujudkannya, ini berkaitan dengan emosi dan alam bawah sadar kita yang selalu melakukan penolakan ketika kita melakukan perubahan.

Maka untuk melakukan perubahan besar, keluar dari comfort zone, otak kita perlu diiming-imingi dengan hasil akhir yang jelas, rinci kalau perlu sampai ekstrim. Iming-iming kenikmatan luar biasa yang akan kita dapatkan, sekaligus penderitaan luar biasa apa yang akan kita dapatkan juga jika kita tidak melaksanakannya. Kenikmatan dan kesengsaraan ini harus bisa dibayangkan dengan detil, hingga seolah-olah nyata. Dengan tujuan yang kuat dan ril tertanam di otak inilah kita bisa melawan kemalasan dan keengganan keluar dari zona nyaman, bergerak bekerja menuju usaha mewujudkan impian kita.

TDW bercerita, ketika peserta training diberi pertanyaan, bagaimana cara menurunkan berat badan 30 kilo dalam satu hari, sontak responnya adalah berkata tidak mungkin, impossible, tidak bisa. Ketika diberi pilihan lain, bagaimana jika diberi uang hadiah 100 juta bagi yang bisa memberi masukan cara mengurangi berat badan 30 kilo dalam satu hari, peserta training mulai berfikir, tidak langsung merespon dengan kata tidak mungkin, beberapa saat kemudian mulai ada yang melontarkan ide, dengan berlari, makan obat diet, minum obat cuci perut, sedot lemak. Mulai muncul ide-ide bagus, tapi masih tetap kurang, tidak bisa menurunkan berat badan 30 kilo. 

Kemudian akhirnya pertanyaan dirubah lagi, dengan memasukkan unsur sengsara, Apa yang harus kita lakukan jika kita harus menurunkan berat badan 30 kilo dalam sehari, kalau berhasil bisa dapat uang 100 juta, tapi kalau gagal maka kita akan dibunuh pelan-pelan dengan cara dikuliti. Setelah opsi kesengsaraan dimasukkan, maka ide-ide yang sebelumnya tertahan akhirnya muncul, waduh daripada dibunuh pelan-pelan, mending potong satu kaki saja pak, kalau masih kurang tambah kaki sebelahnya. Aha, akhirnya ketemu juga cara menurunkan berat badan 30 kg dalam waktu satu hari, walau caranya ekstrem, tapi ini menyimpulkan dengan stimulasi kenikmatan dan kesengsaraan, otak kreatif manusia bisa menghasilkan jalan keluar atas suatu permasalahan sesulit apapun. Ketika disudutkan dengan penderitaan, mau gak mau akan keluar dari zona nyaman, keluar dari hal yang biasa menjadi luar biasa.

Dalam hidup, tentu kita harus memiliki impian, target, tujuan yang ingin dicapai, jangan hidup mengalir saja seperti air, karena air selalu mengalirnya kebawah terus. Ketika target itu sudah kita tetap kan, maka bayangkanlah sepenting apa target itu bagi kehidupan kita, kebaikan apa yang akan kita capai kalau impian itu tercapai, dan kesedihan, kesengsaraan apa yang akan kita dapatkan kalau kita tetap diam bermalas-malasan engan mengejar impian. 

Bayangkan hingga sedetil mungkin, surga dan neraka gambarannya jelas dan detil sampai apa yang dimakan dan diminum penghuninya juga dikabarkan Rasulullah SAW, karena seperti itulah cara kerja otak bawah sadar kita, hingga bisa mengikuti apa yang kita inginkan.