Komitmen dan Menularkan Semangat – Tentang ODOJ

Begitu banyaknya kemuliaan yang bisa didapat dari membaca Al-Qur’an, namun kadang terasa sulit walau hanya beberapa halaman saja, apalagi kalau sampai 1 juz penuh dalam seharinya. Tapi sejak aku ikut program ODOJ, kok gak terasa berat, bahkan semakin hari semakin terbiasa malah klo sudah selesai jatah 1 juz nya berasa masih kurang.

Komitmen pada diri sendiri

2 hal kelebihan yang dimiliki program one day one juz adalah, bagaimana program yang lagi tenar itu bisa membuat aku berkomitmen dan bersemangat. Komitmen sebenarnya hal yang mudah, semua orang bisa berkomitmen, cuma masalahnya seringkali komitmen itu dilanggar, makanya perlu kontrol sosial terhadap komitmen itu, minimal merasa dikontrol lah, walau di odoj tidak akan ada yang tahu kalau kita mau berbohong kasih laporan palsu, akhirnya komitmen ibadah itu memang domainnya diri sendiri, hal seperti odoj hanya tool untuk membantu menguatkannya.

Menularkan Semangat

Sebagaimana virus yang dapat menular, semangat juga dapat menular. Makanya setelah berkomitmen maka odoj membantu kita untuk selalu bersemangat dalam mengejar komitmen kita itu, ibarat virus, semangat dan atmosfer keimanan teman-teman dalam grup membuat kita merasa mudah untuk membaca Quran kapan saja.

Semangat dan keimanan yang menular ini sebenarnya, sudah sering kita jumpai saat bulan Ramadhan, aku yang biasanya gak pernah khatam di bulan2 biasa, maka di ramadhan terasa mudah untuk menyelesaikan 30 juz. Suasana saat banyak orang memenuhi masjid disetiap waktu sholat maupun setelahnya, gak ketemu di bulan2 lain, tapi odoj menciptakan suasana itu walau tidak di bulan ramadhan, tp ketika kita tahu banyak teman2 kita yang melaporkan selesai baca 1 juz, kita pun tertular dan segera menyelesaikan tugas kita.

Yuk yang belum ikutan, dan masih punya permasalahan komitmen membaca qur’an, bisa gabung di daftar.onedayonejuz.org. Minimal dapat temen baru lah, maksimalnya bisa makin cinta dengan Al-Qur’an…