Katanya pemuda….

Obolan singkat tentang pemuda diantara anak-anak extraldonary (aldrino, darin, dinar, dlarino)

Katanya kang Darin, pemuda punya potensi yang luar biasa, ketika bisa dimanfaatkan maka akan memberi hasil yang sangat positif sekali, namun sebaliknya jika gagal mengendalikannya justru memberi dampak negative yang sangat besar sekali.

Katanya mas Dinar, fase-fase pemuda adalah fase “melakukan kesalahan” yang nanti akan dilanjutkan dengan fase berikutnya, yaitu fase “menyesal”, jadi apapun yang kita lakukan sekarang maka akan disesali juga nantinya.

Katanya bang Dlarino pemuda itu sangat tidak rasional, dikarenakan juga faktor fisik biologisnya, yang sedang dalam puncak pertumbuhan hormon-hormon. Berlebihan dan perlu untuk disalurkan, maka emosinya yang lebih menguasai fikirannya daripada akal rasionalnya.

Katanya Aldrino pemuda itu sangat murni fikirannya, idealisme tinggi, hingga bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran revolusioner berkualitas tinggi, tapi juga pemuda sangat minim dengan pengalaman, hingga mudah terjatuh dalam perjalanannya.

Katanya mas Dinar lagi juga sejarah mencatat banyak perubahan-perubahan besar revolusioner dilakukan oleh para pemuda, namun banyak juga cerita-cerita kejatuhan yang disebabkan kebobrokan pemudanya.

Obrolan berlanjut ke solusi.
Kalau bisa mengendalikan potensi pemuda maka semua problem dunia bisa terselesaikan

Kang Darin langsung memberi solusi terbaik, Islam telah memberi solusi pengendali pemuda, potensi besar namun sering mudah tergelincir, dan musuh terbesar pemuda adalah “syahwat”. Islam mengajarkan pemuda untuk “Nikah” kalau tidak mampu maka “puasa”. Dua pilihan yang tidak bisa dikompromikan lagi, mudahnya klo seorang pemuda tidak menikah namun puasa juga tidak, maka perlu dipertanyakan banyak hal terkait dirinya. Jadi, nikah sebagai solusi terbaiknya, membawa ketenangan, penjagaan dan motivasi terbesar bagi pemuda.

Mas Dinar menambahi solusi lain, “komunitas”. Sebuah pepatah mengatakan “kalau sedang sendiri jangan menganggur, kalau sedang menganggur jangan sendiri”. Karena paduan sendiri dan menganggur adalah “setan”. Jadi mesti hati-hati. Dan kekuatan komunitas sebagai penjaga dan penyebab kita tidak akan sendirian sangat kuat sekali menangkal segala macam ketergelinciran yang mungkin terjadi pada diri kita kalau sendirian.

…….

Tinggal aldrino dan dlarino yang belum memberi solusi, entah dua solusi itu sudah dirasa cukup atau memang mereka belum bisa memberikan solusi tepat yang lainnya