Gempa

Beberapa hari yang lalu terjadi gempa di selatan kebumen, yang cukup mengguncang beberapa wilayah lain di jawa tengah maupun jawa barat. Kemaren malam juga ada gempa susulannya, yang walau gak seberapa tetap bikin hati berdebar-debar juga, belakangan isunya akan terjadi lagi gempa-gempa susulan yang mungkin bisa lebih besar.

Gempa, mengingatkan betapa kecilnya kita, hanya dengan sedikit gelitikan ke bumi, bisa membuat panik banyak manusia, aku masih ingat tahun 2006 saat terjadi gempa di bantul, betapa besar kepanikan yang terjadi, hingga membuat banyak orang bergerak tanpa berpikir jernih, yang dari utara menuju ke selatan, sebaliknya yang dari selatan malah bergerak ke utara, panik, kacau di jalan raya hingga malah menimbulkan korban kecelakaan justru dari efek kepanikan itu.

Ya, musibah bisa terjadi kapan saja dan dima saja, setiap hari ada rumah kebakaran, kecelakan lalu lintas, hingga musibah kecil seperti terjatuh atau terluka benda kecil di rumah. Tapi, gempa jadi lebih menakutkan karena efeknya mengenai banyak orang sekaligus, dan terjadinya yang tiba-tiba tanpa ada peringatan awal terlebih dahulu. Mungkin banjir, tsunami, gunung berapi, angin topan atau musibah besar lainnya efeknya juga besar, tapi kita bisa mempersiapkan diri dan menyelamatkan diri terlebih dahulu karena biasanya ada tanda-tandanya, tidak seperti gempa yang sampai saat ini belum ada sistem deteksi dini nya.

Bahasa Indonesia: Suasana sehari pasca gempa d...
Bahasa Indonesia: Suasana sehari pasca gempa di Imogiri, Bantul (Photo credit: Wikipedia)

Kembali lagi, gempa membuat kita kembali ingat diri, betapa kecil dan lemahnya kita sebagai makhluk ciptaan Allah, gempa bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, tanpa peringatan terlebih dahulu. Hikmahnya, gempa bisa membuat kita lebih waspada selalu mengingat bahwa kematian sangat-sangat dekat sekali, hingga seharusnya tidak ada lagi tempat buat kita untuk bermaksiat, karena ingatlah bahwa saat kita bermaksiat bisa saja terjadi gempa hingga mematikan kita, tentu kita tidak ingin saat itulah hari terakhir hidup kita yang membuat kita menyesal selama-lamnya di akhirat nanti.