Cintaku, ini kupersembahkan..

duh… semakin cinta by Kang Darin, dari aldomination juga loh

Cinta adalah sebuah persembahan, cinta adalah tentang memberi,

Cinta juga boleh berharap untuk menerima, namun cinta sejati adalah ketika cinta hanya demi yang dicintai, bahagia bila yang dicintai bahagia, senang bila yang dicintai merasa senang, tanpa mengharapkan balasan apapun darinya

Ketika kita mencintai seseorang hakikatnya adalah kita mencintai diri kita sendiri, ketika kita mencintai seseorang kita berharap orang tersebut akan balas mencintai kita, orang tersebut akan memberikan seperti yang kita harapkan, maka sesungguhnya kita tidak mencintainya, namun lebih mencintai diri kita sendiri

Kan kuungkap rasa yang terindah
Tentang berkembangnya cinta
Yang semerbak wangi dalam jiwa
Yang kekal abadi selamanya

Hanyalah untuk Allah
Kan kupersembahkan
Cinta yang tertinggi dan termurni
Yang tumbuh dalam nurani

Hanyalah untuk Allah
Selalu kusandarkan
Segala pengharapan dan do’a
Beri daku cahyamu

“Persembahan cinta” Gradasi

Cinta seharusnya tidak mengharapkan balasan apapun, itu makna cinta yang sebenarnya, karena cinta diciptakan untuk disebarkan, kita diberi sekeping hati untuk mendapatkan pasangan kepingnya yang lain. Cinta membawa kehidupan ketika cinta itu tulus hanya diberikan tanpa mengharapkan sesuatu balasan bagi diri sang pecinta sendiri. Dan kehidupan tercipta jika setiap manusia sudah menyebarkan cinta dimana saja dan kapan saja ia berada, kehidupan dengan cinta, tidak ada yang lebih baik daripada itu.

Cint adalah sebuah persembahan, sekedar memberi, apapun itu yang disukai zat yang dicintai, karena cinta sudah cukup dengan memberi, ketika memberi kepada yang dicintai itu sudah segalanya, tidak butuh apapun lagi, karena ketika yang dicintai bahagia, itu juga kebahagiaan bagi si pecinta, maka tidak perlu lagi mengharapkan balasan apapun, karena semua keinginannya sudah tercapai dengan kebahagiaan yang dicintai

Dan persembahan cinta yang terbaik adalah, persembahan kepada Sang pembuat cinta sendiri, persembahan yang tidak akan rugi dan kecewa dikarenakannya, terlepas dari begitu banyaknya nikmat yang telah diberikannya, dan sewajarnya jika kita mencintainya, sesungguhnya, fitrah kita mencintai cinta, dan pemilik cinta adalah yang paling pantas kita cintai,

sesungguhnya ketika kita mencintaiNya, Dia akan lebih mencintai kita berlipat-lipat, tidak ada cinta yang berbalas seperti ini selain cinta kepadaNya, maka sudah sewajarNya persembahan cinta terbaik kita hanya kepada Allah semata.

Cinta yang hakiki, tidak pernah mengecewakan dan pasti akan membawa kebaikan, pada dunia dan pada diri kita sendiri

Cinta adalah kekuatan yang menggerakkan, maka cinta kepada Allah adalah dorongan motivasi terkuat untuk menuju kearah kebaikan, Allah tidaklah mencintai kecuali sesuatu itu adalah kebaikan, ketika kebaikan sudah tersebar dimana-mana, maka kebahagiaan akan dikaruniakannya keseluruh dunia

Dan persembahan cinta kita diwujudkan melalui pemenuhan segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah, inilah makna ibadah kita.

Dengan motivasi cinta kita, kita berikan persembahan yang terbaik, hanya untuk yang terbaik, memberikan persembahan dengan segala sikap terbaik kita, melakukan hanya hal-hal yang dicintaiNya dan menjauhi hal-hal yang dibenciNya. itulah salah satu wujud persembahan cinta kita.