Bahagia Itu Di Hati

Seorang pemuda, duduk diatas motornya, pakaiannya bersih, rapi, penampilannya oke, tapi wajahnya terlihat murung, tertunduk dan beberapa kali keningnya berkerut.

Sesaat kemudian lewat didepannya lewat seorang bapak umurnya sekitar 50 tahuanan, kakinya terlihat cacat, sedang menjalankan kursi rodanya, pakaiannya lusuh dan kotor, penampilannya sangat kontras dengan pemuda tadi.

Tapi ia tampak bahagia, senyum tak lepas dari wajahnya, ia pun menyempatkan menyapaku ketika lewat.

Ternyata penampilan tidak menggambarkan kebahagiaan.