Ayo Menikah!

Hati ini lemah, dan mudah tergonjang ganjing, aku berlindung kepada Allah, Dialah yang Maha mengatur dan
menguasai hati2 ini

Tapi ane juga mau ngingetin klo soal “nikah” ini jangan sampai kita menganggap hal itu buruk (soalnya banyak juga temen2 ane yang seperti itu, bisa melemahkan semangat, merusak dakwah katanya dan sebagainya)

Jangan sampai dianggap buruk (ini sunnah loh buka sekedar mubah) ane gak bisa menemukan hubungan nikah dengan
menurunnya semangat apalagi sampai merugikan gerakan dakwah (bahkan ane sendiri merasakan manfaat yang luar biasa sejak menetapkan “target” itu he3x)

Ane bukannya fans berat nikah loh
(walaupun paling bersemangat neeh, he3x palagi kemaren temen sekelas ane ada yang nikah (tgl 4 kmaren) jd keduluan dia (padahal msh sama2 angkatan ’04 n 19 thn umurnya)

Tapi ane hanya tak ingin kita menghukumi hal yang “sunah” ini dengan buruk (mangnya bisa nandingi nabi,
kita mah cuma seperberapanya)

Nikah tuh sunah (bahkan dianjurkan) bukan mubah n bagi yang ditakutkan akan berzina jadi wajib.
Bagi kita2 klo belum bisa berpuasalah (tp ini sampai berapa lama bisa menahan, seberapa istiqomahnya kita)

Sejak kita puber sampai sekarang adalah masa2 penantian penuh cobaan yang berat sekali (he3x terlalu dramatis neeh)
Lebh lanjutnya baca aja byk koq buku tentang nikah
(psti gak bakalan nyangka begitu banyaknya keuntungan menikah)

“Menikahlah!” kata Rasulullah pada seorang sahabat yg mengadukan perihal kemiskinan dirinya, dia meminta solusi kaya dan dijawab nabi “Menikahlah”.

7 Des 2005
Masih belum nikah namun tidak kalah semangatnya dalam membantah teman yang kurang setuju konsep “nikah dini”