Antara Segera dan Tergesa-gesa

Bekerja cepat sudah menjadi tunutan di jaman yang memang serba cepat ini, kalau tidak segera maka kita akan tertinggal, segala usaha pun dilakukan orang agar bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Dalam kerja-kerja dakwah pun kita dituntut untuk bisa bekerja dengan cepat, tapi dengan tepat juga tentunya.

Menyegerakan sesuatu hingga banyak keuntungan logis yang bisa didapatkan dan dalam Islam juga ada beberapa hal yang memang dianjurkan untuk disegerakan, melakukan amal sholeh, beribadah, menuntut ilmu bahkan sampai hal pribadi seperti buka disaat shoum maupun dalam hal nikah.

Permasalahan utama ketika sesuatu itu dikerjakan dalam tempo tinggi biasanya adalah masalah ketepatan, kurang sempurnanya hasil yang didapat menjadi konsekuensi yang harus diterima, seperti halnya dalam segitiga yang menempatkan waktu, hasil dan biaya di puncuk segitiga yang berbeda, menyatakan bahwa tidak mungkin ketiganya bisa didapat sekaligus, hanya 2 dari 3 sisi itu yang bisa didapatkan.

Istilah yang sangat dekat sekali dengan bekerja cepat adalah tergesa-gesa, kadang sulit untuk membedakan apakah kita sedang bekerja cepat atau justru kita sedang tergesa-gesa. Efeknya sangat jauh berbeda, akan sangat terlihat pada proses maupun hasil kerja kita nantinya. Sesuatu yang baik itu katanya jika ada ketenangan dalam hati kita ketika mengerjakannya, maka mintalah fatwa pada hatimu. Petunjuk sederhana ini bisa menjadi tester terbaik untuk melihat kerja kita apakah sedang bekerja cepat atau tergesa-gesa.

Orang yang bekerja cepat maka fokusnya pada usaha yang dilakukannya, seperti apapun hasilnya nanti itu urusan Allah sang penentu takdir, bagiannya adalah memastikan bahwa ia sudah memaksimalkan semua waktunya dengan kerja-kerja terbaiknya, dan iapun akan diberikan ketenangan menghadapi semua rintangan, satu persatu dihadapi dan diselesaikan tanpa panik setiap rintangan itu akan menghambat dan memperlama kerjanya. Akhirnya ia dapat menyelesaikan semua tugas-tugasnya sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Sebaliknya, orang yang tergesa-gesa akan terus dikejar-kejar target, perbedaan utama dengan jenis orang yang pertama tadi adalah orang yang tergesa-gesa akan terus merasa panik, tidak ada ketenangan dalam hatinya, setiap ada rintangan kecil yang ditemui ia lagsung dihantui kegagalan penyelesaian tugas atau tugasnya bisa molor, akhirnya malah ia tidak bisa maksimal karena kerja-kerja terbaik adalah kerja yang disertai dengan ketenangan dan ketenangan itu hanya datang dari Allah SWT.

Nah sekarang saatnya kita coba instrospeksi diri, kita termasuk tipe orang yang mana, dan kita juga sudah mengetahui jenis yang mana yang lebih baik, tidak ada lagi waktu untuk tidak memilih yang terbaik, kita harus cepat bekerja dan bekerja cepat, segera! Sekarang juga!

—–
Angkat lagi tulisan lama…

Originally posted 2013-02-05 18:11:02.