Alasan orang golput

Ada banyak alasan orang melakukan golput, mulai alasan syari hingga karena gak peduli lagi dengan dunia politik nasional. Aku sendiri berpendapat sebaiknya tetap memilih, karena itu lebih meminimalkan kerusakan dan lebih banyak manfaatnya daripada golput.

Tapi aku tidak menyalahkan orang yang golput, karena ada alasan yang cukup kuat dibalik pilihan golput, selain itu tentunya kita harus menghindari sikap suka menyalahkan atau blame, ini sikap yang bikin kerdil diri kita sendiri, dengan melakukan “blame” kita menaruh total keputusan pada pihak lain, kita jadi gak berkuasa merubah keadaan, dan lagipula, permasalahan didunia ini tidak se simple matematika, 1 tambah 1 tidak selalu hasilnya 2, ada banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil suatu kejadian.

Ada banyak alasan orang melakukan golput, mulai alasan syari hingga karena gak peduli lagi dengan dunia politik nasional

Ada yg menilai demokrasi murni batil, bagi mereka pertolongan hanya dari Allah, mereka berkata bagaimana bisa ditolong kalau kita penuh dengan kebatilan, dan pemerintah bukan segala2nya, malah kita gak boleh bergantung pada pemerintah, udah batil, cuma makhluk lagi.

Ada yg menilai kepemimpinan itu cermin dari masyarakat, maka yang lebih dahulu dirubah adalah masyarakatnya, terserah pemimpinnya kyk apa, klo rakyatnya baik, maka negara jg akan baik. Bagi mereka demokrasi seperti zina, prosesnya haram, tapi hasil zina yaitu sang bayi tetap halal, maka bayinya yg harus dibina agar gak zina lagi.

Ada yg menilai demokrasi berbiaya tinggi seperti sekarang ini, akan membuat orang2 baik jadi ikut sistem yang buruk. Jadi pilihannya lebih aman tdk memilih, daripada harus ikut bertanggungjawab ikut andil dlam sistem yg korup. Bagi mereka keselamatan akhirat lebih utama daripada dunia.

Ada juga yg apatis karena paham sistem rusaknya sudah sangat parah, siapapun gak bakal bisa merubah, karena tidak ada perubahan apapun yg bisa diharapkan dr pemilu, jadinya dianggap gak penting. Sama seperti pemira di kampus2 ditinggalkan krn memang gak terlalu ngaruh hasilnya bagi mahasiswa, tetep aja yg menentukan besarnya SPP bukan mahasiswa.

Intinya ada banyak alasan, pertimbangannya tidak melulu soal kalah-menang. Dan kerusakan pemerintah, kalau dibilang semua akibat golput ya gak bisa jg, masa kita mau bilang misalnya banyak maling itu akibat orang-orang yang tidak sedekah, maling ya tetap aja maling, walaupun secara tidak langsung maling bisa dihilangkan dengan sedekah, tapi tidak sepantasnya kita lebih menyalahkan orang-orang yang tidak bersedekah daripada menyalahkan malingnya.